Jelajahi Dalam Samudra Dengan Kapal

Jelajahi Dalam Samudra Dengan Kapal

Jelajahi Dalam Samudra Dengan Kapal – Kapal Selam seperti yang kita ketahui adalah kapal yang bergerak di bawah permukaan air. Umumnya kapal ini digunakan untuk kepentingan militer. Pada perang dunia kedua militer Jerman sudah berhasil mengoperasikan kapal selam pertama. Cukup untuk membuat armada sekutu susah payah dalam pertarungan perairan. Namun tidak lama kemudian Amerika berhasil bersaing dengan menciptakan armada kapal selam nya untuk melawan kapal selam milik Jerman. Kapal selam di buat dari baja yang tahan akan tekanan. Karena semakin kita menyelam dalam permukaan air laut. Maka tekanan yang ada pada air akan sangat keras. Kapal selam juga bisa berguna untuk berbagai macam kebutuhan

Baca artikel lainnya di thetasa

Jelajahi Dalam Samudra Dengan Kapal

Kapal selam pada saat ini sudah di gunakan di berbagai manca negara. Tujuan utama dari kapal selam tentunya keamanan wilayah perairan. Selain berfungsi untuk militer kapal selam saat ini berguna untuk melakukan riset penting tentang bagaimana dan apa saja yang ada dari dasar laut. Belum 100% dasar laut terjelajahi oleh manusia masih banyak misteri yang ada di bawah laut. Kapal selam memiliki batasan tertentu untuk penyelaman. Kapal selam komersil tentu saja berbeda sangat jauh dengan kapal selam milik militer. Batasan yang dimiliki kapal selam komersil jauh sekali berbeda dengan yang dimiliki sistem militer. Bila terlalu dalam kapal selam pun akan tenggelam karena tekanan dan arus laut yang begitu kuat.

Fakta Menarik Kapal Selam

Belanda

Pada awalnya kapal selam merupakan penemuan orisinil dari Belanda. Corneluis Drebbel , penemu pertama kapal selam yang memiliki sistem navigasi sehingga tidak perlu periskop untuk melihat. Akan lebih aman kalau kita menggunakan periskop.

Nuklir

Amerika Serikat sebagai negara pengembang nuklir adalah negara yang berhasil menciptakan kapal selam bertenagakan nuklir. USS Nautilus diluncurkan pada tahun 1954. Karena kemampuan dari bahan bakar nuklir ini kapal yang satu ini dapat bertahan sangat lama di dalam perairan. Kapal selam menggunakan pemberat untuk naik dan tenggelam yang disebut Ballast, cara kerjanya dengan mengambil lebih banyak air yang memungkinkan kapal untuk tenggelam, dan jika kru ingin kapal naik ke permukaan maka memungkinkan sebagian air keluar dari pemberat untuk meringankan kapal.